KHO PING HOO PEDANG SINAR EMAS PDF

0

Title, Kim kong kiam: (Pedang sinar emas). Author, Ping Hoo Kho. Publisher, Analisa, Export Citation, BiBTeX EndNote RefMan. Pedang Sinar Emas/oleh Asmaraman (Kho Ping Hoo); pelukis: Sriwidjono. Pegangan penghulu, bundo kanduang, dan pidato alua pasambahan adat . Kisah Si Naga Langit (Jilid 1 23) Sinar Emas Diterbitkan dalam 1 judul: Pedang Sinar Emas (Jilid 1 40) Geledek (Jilid 1 33) .

Author: Donris Kagajind
Country: Sudan
Language: English (Spanish)
Genre: Education
Published (Last): 9 September 2005
Pages: 274
PDF File Size: 17.77 Mb
ePub File Size: 10.84 Mb
ISBN: 327-9-37079-718-5
Downloads: 23339
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Taunris

Dengan ilmu meringankan tubuh yang hampir sempurna, tiga belas orang pendekar Bu-tong-pai itu dan dapat menyusul dan berkelebatlah tubuh mereka, dari kanan kiri dan atas, pedaang mereka telah berdiri menghadap di depan kakek pengemis dengan sikap keren dan gagah sekali.

Kim kong kiam: (Pedang sinar emas) – Ping Hoo Kho – Google Books

Pendekar lembah naga, Solo, Gema,37 vol. Serialized in Kedaulatan Rakyat, Yogyakarta, A small number are novels; some of them are mystery stories. Cahaya matahari yang lembut itu tertangkis oleh daun dan ranting pepohonan hutan yang rimbun, namun kelembutannya membuat cahaya itu dapat juga menerobos di antara celah-celah daun dan ranting sehingga sinar kecil memanjang yang tampak jelas di antara bayang-bayang pohon meluncur ke bawah, disana sini bertemu dengan pantulan air membentuk warna pelangi yang amat indahnya, warna yang dibentuk oleh segala macam warna terutama oleh warna dasar merah, kuning dan biru.

Saritama Ksatria gunung Kidul, Djakarta, Analisa,4 vol. Selamat tinggal,Sin-tong dan sekali lagi terima kasih. Karena ia tidak bisa berbahasa Mandarin, banyak fakta historis dan geografis Tiongkok dalam ceritanya tidak sesuai dengan kenyataan yang sebenarnya.

Classify provides a user interface and a machine service for assigning classification numbers and subject headings. The story is set in early 15th-century Java, when the famous admiral Cheng Ho lands with his ships on the shores of the coastal city of Semarang in Central Java.

Pedang Sinar Mas

Suara ketawa ini bergema di seluruh hutan, sehingga terdengar suara ketawa menjawabnya dari semua penjuru, seolah-olah semua setan dan iblis penjaga hutan telah datang oleh panggilan kakek itu. Sin Liong berlutut, menggunakan jari tangannya yang halus untuk bantu memijat sehingga darah makin banyak keluar.

  GOOD REASONING MATTERS GROARKE PDF

Kho still continues to write at present after a career of 40 years, and his printing business has expanded from only one hand-set printing machine to dmas and, to keep up with the times, he has acquired a modern IBM printer. Bermacam-macam berita aneh yang didengar oleh Sin Liong tentang ancaman dan lain-lain mengenai dirinya, namun dia sama sekali tidak ambil peduli dan tetap saja bersikap tenang dan bekerja seperti biasa, tidak pernah gelisah, bahkan sama sekali tidak pernah memikirkan tentang berita yang didengarnya itu.

Many Javanese friends have told me that they used to visit someone’s house in the evenings, where a person would read a translated Chinese story. Di antara Locianpwe dengan Bu-tong-pai, tidak pernah ada urusan. Djaka Wulung, ksatrya gunung Lawu.

It amazes him to find that the stories do not get mixed-up, because he does not have an idea of what he is going to write about when he starts a story. Dengan akar itu, yang sakit banyak tertolong dan yang belum terkena penyakit tidak akan ketularan. Beliau meninggal pada tanggal 22 Juli karena serangan jantung. Mereka melanjutkan serangan dengan penuh semangat dan penuh dendam. Filmrights sold to Soraya Inter Film. After the fight, the three men wander further and so does The Jiauw Lan, pwdang Listyarini’ s husband comes to save her.

According to Claudine Salmon, Kho started his writing career in with a short story entitled Sosiawan Besar The Great Philanthropist in an anthology of short stories named Pertemuan, published in Tasikmalaya. Orang-orang kang-ouw, termasuk aku, yang telah menerima pengobatanmu, membawa namamu di dunia kang-ouw dan terjadilah geger karena nama Sin-tong menjadi kembang bibir setiap orang kang-ouw. Bajak haut Kertapati, Djakarta, Analisa,4th pr. Bintang-bintang Menjadi Saksi, Jakarta, Kresno, Serialized in Zaman, Jakarta, Kim kong kiam Pedang sinar emas.

Pedang Sinar Mas : Kho Ping Hoo : Free Download, Borrow, and Streaming : Internet Archive

Tidak tahu apakah ini merupakan kebetulan yang sangat kebetulan sekali ataukah terdapat kenyataan yang lain. Jaka Lola, Solo, Gema,15 vol.

We were unable to find this edition sihar any bookshop we are able to search. He hopes that with his writing he may help people overcome their prejudices that the Chinese are always dishonest and always try to enrich themselves here and then return to China.

  LACAN LIONEL BAILLY PDF

His parents had 15 children and because his dmas, a sugar-broker, devoted most of his time to meditation, they had a materially poor existence. Darah Patriot, Solo, Gema,5th pr.

Kisah si Naga Langit The Story of the Heavenly Dragon for instance, is a story of a man, who after having lived in India for twenty- five years in order to study the Buddhist Holy Books and to learn the supernatural powers of Kundalini Yoga, returned home via Mao-mao San. Mungkin karena tidak ada sesuatu lainnya yang menjadikan bahan pemikiran, maka anak ini dapat mencurahkan semua perhatiannya terhadap pengenalan akan daun dan akar serta buah dan kembang yang mangandung obat ini sehingga penciumannya amat tajam terhadap khasiat daun dan akar obat.

Dewi Maut, Solo, Gema,28 vol.

Separate different tags with a comma. He became an Indonesian citizen in the early seventies. See Leo Suryadinata’s works cited above. Di antara orang-orang yang minta pengobatan, dia paling tidak suka melihat orang kang-ouw yang dapat dikenal dari sikap kasar dan senjata yang selalu mereka bawa.

Dia lalu mengambil bubukan akar tertentu, menabur bubukan itu ke dalam luka yang mengangga. Dia berdiri seperti sebuah patung, berdiri di tempat datar yang agak tinggi di hutan Gunung Seribu Bunga itu, menghadap ke timur dan sudah ada setengah jam lebih dia berdiri seperti itu, hanya matanya saja yang bergerak-gerak, mata yang lebar yang pong sinar ketajaman dan kelembutan, seperti biasa mata kanak-kanak yang hidupnya masih bebas dan bersih, namun di antara kedua matanya, kulit di antara alis itu agak terganggu oleh garis-garis lurus.